Biaya Masuk Ke Sebuah Industri

BIAYA MASUK KE SEBUAH INDUSTRI

1.      PENDAHULUAN

Biaya masuk ke sebuah industri merupakan salah satu kekuatan dari lima kekuatan untuk mencapai keuntungan industri yang berkelanjutan.

2.      PEMBAHASAN

Mochin: Bebas Biaya Masuk 2012

Motor China bakal bikin geger lagi dunia industri otomotif setelah sebelumnya pernah menggegerkan pada tahun 1999. Tahun 2012 kendaraan roda dua import dari China (CBU) akan dibebaskan dari Bea Masuk berkaitan dengan perjanjian ASEAN-China Free Trade Area yang efektif diberlakukan per Januari 2010.

Sesuai dengan rekapitulasi usulan perubahan pemberlakuan ASEAN-China Free Trade Area (AC-FTA) yang dikeluarkan Depperin (Senin, 28/12/2009). Dari usulan tersebut, sebanyak 27 pos tarif tergabung dalam kelompok kendaraan bermotor menjadi produk yang menerima kompensasi.

Semula, ke-27 pos tarif itu masuk dalam daftar high sensitive list (HSL) yang baru terkena BM 0-5 persen pada 2020. Namun, itu akan digeser masuk dalam normal track 2 yang bebas BM pada 2012.

Direktur Industri Alat Transportasi Darat dan Kedirgantaraan Depperin, bapak Panggah Susanto menjelaskan bahwa ke-27 pos tarif tersebut merupakan produk CBU motor. Ia mengatakan, semua model motor, termasuk kapasitas mesin dari terkecil hingga 250 cc ke atas, akan bebas BM.
Budi Darmadi sebagai Dirjen Industri Alat Transportasi dan Telematika Depperin  menyatakan bahwa masuknya kembali mocin tak akan membahayakan eksistensi pabrikan lokal. Pasalnya, kualitas motor buatan lokal lebih unggul dari sisi teknologi dan jaringan.

Sekedar mengingatkan, tahun 1999 silam, ratusan merek mocin pernah menyerbu masuk ke pasar motor nasional akibat kebijakan serupa membuka keran impor dari China. Tapi, pengalaman kurang baik justru tertanam di benak konsumen Indonesia yang pernah membeli mocin tersebut.

Pasalnya, produsen mocin saat itu tak memikirkan elemen terpenting dalam bisnis otomotif yakni kualitas produk dan layanan purna jual seperti ketersediaan komponen dan jaringan bengkel. Tak heran, pamor mocin di pasar motor nasional perlahan tapi pasti terus meredup. Kini, hanya tinggal segelintir mocin yang mampu masih menjajaki pasar motor nasional antara lain, Kaisar, Viar, dan Minerva yang dulunya pakai merek Loncin.

Nah, berharap saja PT. Kaisar Motor Industri tidak hanya berencana memasukan mobil dengan merek Sokon tapi juga memasukan motor  dengan mesin dan model Cruiser lain seperti Lifan LF400 bermesin 400 cc V-Twin atau model Lifan LF200-18 bermesin V-Twin Water Cooled 200cc.

Karena sebagai pemain lama yang kuat di industri roda 3 Triseda nya, kita sebagai pemilik Ruby 150 dan Ruby 250 cc semakin yakin dan tidak was-was dengan layanan service dan sparepart nya.

  1. 3. PENUTUP

Jadi  meskipun mochin dibebaskan dari bea masuk belum tentu mereka mengulang kembali kesuksesannya seperti pada tahun 1999, jika mereka ingin kembali mengulang kesuksesannya mochin harus memperhatikan elemen terpenting dalam bisnis yaitu kualitas dan layanan purna jual seperti ketersediaan komponen dan jaringan bengkel.

  1. 4. DAFTAR PUSTAKA

Vivanews.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: